Ahmad Ashadi
Senin, 28 April 2014
Selasa, 03 September 2013
Teknik Planologi Univ 45 Makassar
Sebagai mahasiswa PWK Univ 45 Makassar, saya akan berbagi pengetahuan
tentang PWK Univ 45.
Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK), yang sebelumnya lebih
dikenal dengan nama Teknik Planologi, merupakan salah satu Jurusan di Univ 45
Makassar, berdiri pada tanggal 9 juli 1986. Merupakan Planologi tertua ke 3
setelah ITB (1959) dan UNISBA (1973) PWK adalah jurusan dimana suatu ilmu yang
mempelajari tentang suatu kota bersama semua unsur di dalamnya. jadi Planologi
merupakan multi di siplin ilmu, yang mana semua ilmu masuk ke dalamnya, baik
ilmu sosial, ilmu ekonomi dan ilmu pasti.
Planologi lebih hebat karena mengajarkan kita berpikir
komprehensif, kontinu, sistematis, berwawasan luas, dan memahami aspek sosial.
Planologi tidak sekedar merancang kota secara fisik saja. Seperti menata dimana
permukiman, dimana tempat kegiatan komersial, dimana industry, dimana fasilitas
umum, dimana jalan, dan lain sebagainya. Namun, Planologi juga berkaitan dengan
kebijakan-kebijakan.
Jumat, 21 Juni 2013
Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan (KKOP)
Kawasan Keselamatan
Operasi Penerbangan (KKOP) adalah wilayah daratan
dan/atau perairan serta ruang udara di sekitar bandar udara yang digunakan untuk kegiatan operasipenerbangan dalam rangka menjamin keselamatan penerbangan.
Kawasan ini perlu
diperhatikan untuk menjaga keselamatan operasional pesawat udara di sekitar bandar udara,
hal yang paling umum dan sangat berkaitan dengan kawasan ini adalah mengenai
kondisi ketinggian bangunan atau halangan lainnya seperti gunung, bukit,
pepohonan di sekitar wilayah operasi penerbangan atau bandar udara.
Kawasan ini juga menjadi faktor pendukung utama dalam pembuatan suatu wilayah
pendaratan dan lepas landas pesawat udara.
KKOP di bagi menjadi
beberapa kawasan, seperti :
Kawasan ancangan
pendaratan dan lepas landas adalah suatu kawasan
perpanjangan kedua ujung landas pacu,
di bawah lintasan pesawat udara setelah lepas landas atau akan mendarat, yang
dibatasi oleh ukuran panjang dan lebar tertentu.
Kawasan ini dibatasi oleh
tepi dalam yang berhimpit dengan ujung-ujung permukaan utama berjarak 60 meter
dari ujung landas pacu dengan lebar tertentu (sesuai
klasifikasi landas pacu) pada bagian dalam, kawasan ini melebar ke arah luar
secara teratur dengan sudut pelebaran 10% atau 15% (sesuai klasifikasi landas
pacu) serta garis tengah bidangnya merupakan perpanjangan dari garis tengah
landas pacu dengan jarak mendatar tertentu dan akhir kawasan dengan lebar
tertentu.
Kawasan kemungkinan bahaya
kecelakaan adalah sebagian dari kawasan pendekatan yang
berbatasan langsung dengan ujung-ujung landas pacu dan mempunyai ukuran tertentu, yang
dapat menimbulkan kemungkinan terjadinya kecelakaan.
Kawasan kemungkinan bahaya
kecelakaan dibatasi oleh tepi dalam yang berhimpit dengan ujung – ujung
permukaan utama dengan lebar 60 meter atau 80 meter atau 150 meter atau 300
meter (sesuai klasifikasi landas pacu), kawasan ini meluas keluar secara
teratur dengan garis tengahnya merupakan perpanjangan dari garis tengah landas
pacu sampai lebar 660 meter atau 680 meter atau 750 meter atau 1150 meter atau
1200 meter (sesuai klasifikasi landas pacu) dan jarak mendatar 3.000 meter dari
ujung permukaan utama.
Kawasan di bawah permukaan
transisi adalah bidang dengan kemiringan tertentu
sejajar dengan dan berjarak tertentu dari sumbu landas pacu, pada bagian bawah
dibatasi oleh titik perpotongan dengan garis – garis datar yang ditarik tegak
lurus pada sumbu landas pacu dan pada bagian atas dibatasi oleh garis
perpotongan dengan permukaan horizontal dalam.
Kawasan ini dibatasi oleh
tepi dalam yang berhimpit dengan sisi panjang permukaan utama dan sisi
permukaan pendekatan, kawasan ini meluas keluar sampai jarak mendatar 225 meter
atau 315 meter ( sesuai klasifikasi landas pacu ) dengan kemiringan 14,3% atau
20% (sesuai klasifikasi landas pacu).
Kawasan di bawah permukaan
horizontal dalam adalah bidang datar di
atas dan di sekitar bandar udara yang dibatasi oleh radius dan ketinggian
dengan ukuran tertentu untuk kepentingan pesawat udara melakukan terbang rendah
pada waktu akan mendarat atau setelah lepas landas.
Kawasan ini dibatasi oleh
lingkaran dengan radius 2000 meter atau 2500 meter atau 3500 meter atau 4000
meter (sesuai klasifikasi landas pacu) dari titik tengah tiap ujung permukaan
utama dan menarik garis singgung pada kedua lingkaran yang berdekatan tetapi
kawasan ini tidak termasuk kawasan di bawah permukaan transisi.
Kawasan di bawah permukaan
kerucut adalah bidang dari suatu kerucut yang bagian
bawahnya dibatasi oleh garis perpotongan dengan horizontal dalam dan bagian
atasnya dibatasi oleh garis perpotongan dengan permukaan horizontal luar,
masing-masing dengan radius dan ketinggian tertentu dihitung dari titik
referensi yang ditentukan.
Kawasan ini dibatasi dari
tepi luar kawasan di bawah permukaan horizontal dalam meluas dengan jarak
mendatar 700 meter atau 1100 meter atau 1200 atau 1500 meter atau 2000 meter
(sesuai klasifikasi landas pacu) dengan kemiringan 5% (sesuai klasifikasi
landas pacu).
Kawasan di bawah permukaan
horizontal luar adalah bidang datar di
sekitar bandar udara yang dibatasi oleh radius dan ketinggian dengan ukuran
tertentu untuk kepentingan keselamatan dan efisiensi operasi penerbangan antara
lain pada waktu pesawat melakukan pendekatan untuk mendarat dan gerakan setelah
tinggal landas atau gerakan dalam hal mengalami kegagalan dalam pendaratan.
Kawasan ini dibatasi oleh
lingkaran dengan radius 15.000 meter dari titik tengah tiap ujung permukaan
utama dan menarik garis singgung pada kedua lingkaran yang berdekatan tetapi
kawasan ini tidak termasuk kawasan di bawah permukaan transisi, kawasan di
bawah permukaan horizontal dalam, kawasan di bawah permukaan kerucut.
Rabu, 22 Mei 2013
Arti Pencinta Alam
Arti Kata Pecinta Alam itu
sendiri menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, yakni kata Cinta mempunyai
empat makna, yakni, suka sekali, sayang , ingin sekali, susah hati .
Yang artinya pencinta diberi makna orang yang suka akan. Selain itu kata
alam yang diserap dari bahasa Arab, di Indonesia berkembang sehingga
mempunyai tujuh makna. Ketujuh makna itu ialah , segala ada yang
dilangit dan dibumi, lingkungan dan kehidupan, segala sesuatu yang
termasuk dalam satu lingkungan dan dianggap satu lingkungan dan dianggap
sebagai satu keutuhan, segala daya yang menyebabkan terjadinya dan
seakan-akan mengatur segala sesuatu yang ada di dunia ini . yang bukan
buatan manusia, dunia dan kerajaan daerah ,negeri . Kalau kedua kata
tersebut digabung maka Arti Kata Pecinta Alam adalah orang yang sangat suka akan alam.
Namun Arti Kata Pecinta Alam itu tidak untuk disaat ini, Pencinta
alam yang sebenarnya hanya pantas ditunjukan pada masyarakat asli
hutan, organisasi non pemerintah yang peduli terhadap lingkungan dan
alam, individu yang peduli dengan lingkungan hidup lewat kemampuan yang
dia bisa, seperti menanam pohon, membuang sampah tidak sembarangan,
tidak memelihara satwa liar yang dilindungi UU, tidak menebang pohon
ditaman nasional dan disekitar hutan lainnya, naik sepeda, menulis
tentang lingkungan, membuat film tentang hutan dan kelestariannya, dan
masih banyak lagi bentuk kepedulian terhadap lingkungan.
Makna dari Arti Kata Pecinta Alam berarti manusia yang peduli
dengan alam dan menjaga kelestariannya. Dengan menjaga kelesatariannya
berarti ia membela nasib hutan dan satwa liar yang sedang mengalami
kepunahan bukan berpetualang menantang andrenallin naik gunung, memanjat
tebing, atau membuka jalur untuk latihan atau dengan bangga bisa
menaklukan alam.
Sejarah memang harus dipelajari tentang pendirian Pencinta Alam yang dimotori oelh almarhum Soe Hok Gie, Herman Lantang dan kawan-kawan. Di era 60-an memang terjadi pergolakan masa transisi kemerdekaan. Invansi politik praktis diluar kampus Universitas Indonesia lewat organisasi dan kesatuan aksi mahasiswa dari berbagai atribut dan ideologinya berusaha memasuki Universitas. Namun, Almarhum Soe dan rekan-rekannya tidak peduli dan menjadi kelompok yang tidak memihak dengan kemelut politik saat itu. Mereka lari ke gunung dan pergi ke tempat-tempat sepi terpencil. Kalau penulis menyimpulkan contemplasi ala raja-raja Jawa seperti pendeta-pendeta hinduisme. Mereka paham waktu itu posisi benar-benar terjepit. Kebersamaan dan pengalaman itulah lahir istilah pencinta alam, yaitu Mahasiswa Pencinta Alam (Mapala) Prajnaparamita FSUI. Di Tahun 1971 nama Prajnaparamita dilepas diganti dengan Mapala UI.
Sejarah memang harus dipelajari tentang pendirian Pencinta Alam yang dimotori oelh almarhum Soe Hok Gie, Herman Lantang dan kawan-kawan. Di era 60-an memang terjadi pergolakan masa transisi kemerdekaan. Invansi politik praktis diluar kampus Universitas Indonesia lewat organisasi dan kesatuan aksi mahasiswa dari berbagai atribut dan ideologinya berusaha memasuki Universitas. Namun, Almarhum Soe dan rekan-rekannya tidak peduli dan menjadi kelompok yang tidak memihak dengan kemelut politik saat itu. Mereka lari ke gunung dan pergi ke tempat-tempat sepi terpencil. Kalau penulis menyimpulkan contemplasi ala raja-raja Jawa seperti pendeta-pendeta hinduisme. Mereka paham waktu itu posisi benar-benar terjepit. Kebersamaan dan pengalaman itulah lahir istilah pencinta alam, yaitu Mahasiswa Pencinta Alam (Mapala) Prajnaparamita FSUI. Di Tahun 1971 nama Prajnaparamita dilepas diganti dengan Mapala UI.
Dunia Pecinta Alam saat ini telah diakui keberadaannya dalam kehidupan masyarakat kita terlepas dari unsur suka atau tidak suka, karena menurut sebagian orang, dunia yang satunya ini terlalu dekat dengan maut dan hanya hura-hura debgan orang-orang gondrong, celana sobek, penuh gelang tangan, kaki, leher (penampilan cuek abis). Tapi teryata masih banyak pertanyaan yang mesti dijawab dan sijabarkan penjelasannya perihal dari Arti Kata Pecinta Alam yang sebenarnya. Salah satu pertanyaan yang mudah dan gampang, yaitu : “Siapa dan Apa Sich Pecinta Alam itu” .
Apakah yang disebut Pecinta Alam itu adalah orang-orang yang suka naik gunung dengan memanggul ransel sarat beban dipunggungnya ? atau orang-orang yang suka merayap bagai cicak, seperti dala film Cliffhanger, atau orang-orang yang berani menerjang jeram pada sebuah sungai atau menelusuri lubang-lubang bawah bumi nan gelap gulita ?
Anak-anak PA (Pecinata Alam) biasanya mengartikan dunia itu adalah sebagai dunia kebebasan sehingga banyak diantara mereka menjalani hidup seolah-olah tanpa beban, rambut gondrong, dekil, full aksesoris di pergelangan tangan, kaki, leher, pakaian Cuma kaos, kemeja lusuh dan jeans sobek sudah mereka anggap keran, ada yang cool abis, cuek tapi ada juga yang rese dan funky coy !!!. sehingga banyak orang yang menganggap mereka adalah orang-orang yang tidak mempunyai masa depan yang jelas. Orang tua yang “sok teu” biasanya enggan berurusan dengan anak PA khususnya anak MAPALA (Mahasiswa Pacinta Alam) karena langsung pukul abis, bahwa yang Anak Mapala, orangnya sudah pasti kurang beres. Sebagian orang tua yang tahu anak perempuannya pacaran sama anak Mapala,… tebak aja sendiri ??!!!
Kira-kira itulah gambaran anak-anak Pecinta Alam kita sekarang ini, namun demikian sebenarnya mereka adalah orang-orang yang mempunyai solidaritas besar, jiwa social yang tinggi, kritis terhadap permasalahan dan kebijakan-kabijakan yangtidak tahu arah tujuannya dan tentunya mengetahui Arti Kata Pecinta Alam sebenarnya . Bagaimanapun sebuah perubahan pasti terjadi seiring berjalannya waktu, tidak akan selamanya “mareka kurang beres” terus seperti itu, jalan ditempat. Karena bagaimanapun masa depan adalah kehidupan kita selanjutnya.
Pecinta Alam atau Penikmat Alam
Pecinta alam atau penikmat alam?
Banyak penggemar kegiatan outdoors yang mengaku "Pencinta Alam" dengan hobi melakukan pendakian gunung, penulusuran gua, panjat tebing, dsb.
Kegiatan tersebut diluar negri disebut outdoorsport/adventure, tidak ada sebutan love nature, pencinta alam kayaknya sebutan orang indonesia sendiri, tapi apakah mereka benar-benar pecinta alam ataukah penikmat alam.?
Mereka yang hanya menikmati
alam, aku menyebutnya penikmat alam. Pokoknya, bagaimana caranya dia bisa
menikmati alam. Tanpa peduli pada alam dan kelestarian alam. Kalau misalnya
mendaki gunung, ya pokoknya mendaki saja. Foto-foto, sampai puncak, senang. Dan
sudah, sampai disitu saja. Mereka menikmati perjalanan mereka.
Pecinta alam menurutku sedikit-banyak berbeda dengan
penikmat alam. Pecinta alam bisa jadi orang yang ikut Organisasi Pecinta
Alam/OPA. Namun, pada hakekatnya pecinta alam itu ‘’orang yang mencintai alam’’
tidak harus dari suatu wadah atau organisasi kan? *Btw, aku (insya Allah)
mencintai alam, dan aku ikut OPA yaitu MAPALA. Pecinta alam akan berpikir. Ketika dia
melewati gunung-gunung, menelusuri lorong di perut bumi, atau mengamati hewan
dan tumbuhan, dia akan berpikir. Bagaimana caraku menjaga mereka? Apa yang bisa
aku lakukan untuk alam?
Bagi saya, untuk menjadi pecinta alam adalah bukan hal
mudah. Saya memang menyukai pendakian gunung, tapi kecintaan saya pada alam
mungkin baru sabatas mangagumi dan mensyukuri alam semesta ini yang begitu saya
nikmati ketika berada di atas puncak ketinggian. Tapi dengan seperti
itu, saya begitu menyadari betapa hebatnya Tuhan menciptakan alam ini.
Menyadari bahwa alam beserta isinya adalah ciptaan Tuhan Yang Maha Esa dan sebagai
manusia adalah sewajarnya untuk menjaganya karena manusia adalah khalifah di
bumi yang mencintai alam sebagai anugerah Tuhan Ynag Maha Esa.
Pencinta Alam.??
Mudah memahami hanya dengan mendengar namanya, PECINTA ALAM.
orang lebih mengenalnya sebagai organisasi, perkumpulan, atau kelompok, yang mempunyai tujuan yang sama, untuk melestarikan dan menjaga alam di bumi ini yang kita tau sudah mulai rusak dan tak terawat.
tapi, apa benar semua pengertian di atas ? …
apakah benar, semua anggota pecinta alam akan melakukan hal yang sama seperti pengertian “Pecinta Alam” itu sendiri. Atau sebaliknya, mereka ikut dalam Organisasi pecinta alam hanya untuk bersenang-senang, jalan-jalan, dan malah seenaknya memakai serta merusak apa yang ada di hutan tanpa membalas dengan hal-hal positif yang dapat memberi umur lebih panjang kepada alam yang memberikan kenyamanan dalam bernafas selama ini.
mungkin sulit untuk membedakan antara Anggota pecinta alam yang benar-benar memiliki jiwa seorang pecinta alam, dan anggota pecinta alam gadungan yang ikut serta dalam organisasi hanya untuk kenikmatan pribadi dan malah mengotori nama Pecinta Alam itu sendri, perilaku sosial yang tidak terpuji dan tidak senonoh, gaduh di tengah malam dengan berteriak-teriak dihutan, mengotori sungai, merusak bibit-bibit pohon di hutan, bahkan lebih kaget lagi adalah sering ditemukannya berbagai macam sampah sampai kondom dll.
tetapi disisi lain, seorang pecinta alam yang benar-benar aktif dalam kegiatan positifnya, benar-benar berdampak baik bagi kehidupan di bumi ini. dari kegiatan penanaman seribu pohon, penghijauan, keikutsertaan dalam membantu daerah-daerah yang terkena bencana alam, dan membantu dalam pembersihan sungai, hutan dan pantai.
orang lebih mengenalnya sebagai organisasi, perkumpulan, atau kelompok, yang mempunyai tujuan yang sama, untuk melestarikan dan menjaga alam di bumi ini yang kita tau sudah mulai rusak dan tak terawat.
tapi, apa benar semua pengertian di atas ? …
apakah benar, semua anggota pecinta alam akan melakukan hal yang sama seperti pengertian “Pecinta Alam” itu sendiri. Atau sebaliknya, mereka ikut dalam Organisasi pecinta alam hanya untuk bersenang-senang, jalan-jalan, dan malah seenaknya memakai serta merusak apa yang ada di hutan tanpa membalas dengan hal-hal positif yang dapat memberi umur lebih panjang kepada alam yang memberikan kenyamanan dalam bernafas selama ini.
mungkin sulit untuk membedakan antara Anggota pecinta alam yang benar-benar memiliki jiwa seorang pecinta alam, dan anggota pecinta alam gadungan yang ikut serta dalam organisasi hanya untuk kenikmatan pribadi dan malah mengotori nama Pecinta Alam itu sendri, perilaku sosial yang tidak terpuji dan tidak senonoh, gaduh di tengah malam dengan berteriak-teriak dihutan, mengotori sungai, merusak bibit-bibit pohon di hutan, bahkan lebih kaget lagi adalah sering ditemukannya berbagai macam sampah sampai kondom dll.
tetapi disisi lain, seorang pecinta alam yang benar-benar aktif dalam kegiatan positifnya, benar-benar berdampak baik bagi kehidupan di bumi ini. dari kegiatan penanaman seribu pohon, penghijauan, keikutsertaan dalam membantu daerah-daerah yang terkena bencana alam, dan membantu dalam pembersihan sungai, hutan dan pantai.
Sabtu, 27 April 2013
PLANOLOGI DAN CALON
''Suka Suka Saya'' ‹ › Beranda Lihat versi web Minggu, April 22 suka suka saya di 10.34.00 Yeah, saya Aulisa Rahmi, 20
Tahun, mahasiswi
Planologi, dan SAYA CALON
PLANNER Planologi, pada paruh terakhir Meskipun nyaris terbiasa, masih saja tetap kesal setengah hidup ketika ada yang bertanya “Planologi belajar apa sih? tanaman? perbintangan?atau tentang plankton?” Rasanya pengen nimpuk pake sepatu berhak 15 cm hasil nyuri punya tetangga. atauu.. “planologi kan teknik murtad!! Teknik kok bahasnya sosial, ga pernah ngitung. Tinggal ngitung hari aja, pasti bentar lagi Planologi keluar dari Teknik” atau lagii.. “kamu mah kuliahnya enak, tinggal bikin laporan, bisa copy paste langsung jadi” *kemana aja pas saya engga tidur berhari-hari, bangun makan tidur diatas kertas, tidur sambil duduk, ketengah hutan bawa GPS, panas- panasan waktu survei, disangka tukang sumbangan waktu sebar kuesioner?? dalam hati saya berkata “oke!! akan saya catat semua perkataan kalian, terima kasih untuk motivasinya” Planologi a.k.a Perencanaan Wilayah dan Kota. saya diajarkan cara membuat peta, tapi ketika lowongan kerja dibuka yang dibutuhkan adalah lulusan geodesi. saya diajarkan cara membuat siteplan perumahan, tapi ketika lowongan kerja dibuka yang dibutuhkan adalah lulusan arsitek. Saya diajarkan cara manajemen proyek, tapi ketika lowongan kerja dibuka yang dibutuhkan adalah lulusan sipil. Saya diajarkan menghitung keuangan proyek, tapi ketika lowongan kerja dibuka yang dibutuhkan adalah lulusan ekonomi. dalam hati saya berkata “oke!! akan saya catat semua yang kalian butuhkan, terima kasih untuk motivasinya” Yeah, saya Aulisa Rahmi, 20 Tahun, mahasiswi Planologi, dan SAYA CALON PLANNER Beberapa hari yang lalu, iseng-iseng saya menonton sebuah acara televisi yang dibawakan Najwa Shihab. Ketika itu yang menjadi bintang tamunya adalah Jokowi, satu dari 2 walikota Indonesia yang masuk dalam nominasi walikota terbaik dunia. Ketika itu Jokowi yang juga mencalonkan diri sebagai DKI 1 menyebutkan satu hal “Jakarta butuh Tata Ruang!!” Yeah.. That’s it. TATA RUANG. Mau benerin banjir? cek Tata Ruang. Mau benerin sistem transportasi? cek Tata Ruang. Mau memberantas kemiskinan? Cek Tata Ruang. Mau apalagi?? Selama ini ogah terlibat dalam dunia ke-planner-an. alasannya? Planner itu duitnya dikit. Liat arsitek, hasil kerjanya keliatan. nah plano? dokumen? perda? zz.. Sekarang, saya Aulisa Rahmi, 20 Tahun, Mahasiswi Planologi, dan Insya Allah akan segera menjadi Planner sekaligus Pelaksana. Hhaha.. jika semua hal di dunia ini memiliki alasan, tentu takdir juga memiliki alasan karena telah menyesatkan saya di dunia ke-plano-an. Menyesatkan dijalan yang benar saya rasa :D PROUD TO BE A PLANNER Geodesi bikin peta, tapi plano bisa suka suka naroh mall, mesjid, pasar. Arsitek jago bikin siteplan, tapi plano bisa suka suka naroh penempatan siteplan. Sipil bisa manajemen proyek, tapi plano bisa mengelola dan monitoring evaluasi proyek. Ekonomi bisa ngitung keuangan proyek, tapi plano bisa melegalkan proyek. elektro bisa jalanin PLTU, tapi Planologi bisa suka suka nempatin PLTU. PLANOLOGI itu ILMU DEWA cuii.. Planologi engga sekedar Planner. Planologi engga sekedar pemimpi.
Langganan:
Komentar (Atom)



